-->

Cara Kerja Penambangan BTC

- July 27, 2020
mining

Mendengar kata Bitcoin (BTC) tentunya sudah tidak asing lagi, banyak sekali yang menyoroti harga coin crypto yang satu ini, hal tersebut terjadi dimana BTC melambung tinggi ke angka Rp. 200 Jt. Untuk mendapatkannya kita bisa dengan cara membelinya atau menambang sendiri yang biasa disebut sebagai bitcoin minning.

Melakukan penambangan Bitcoin untuk saat ini tergolong amat sulit dibandingkan tahun 2009 dimana Bitcoin diluncurkan. Pada saat itu kita hanya membutuhkan laptop ataupun komputer duduk saja sudah bisa melakukan mining , tanpa perlu menggunakan prosessor, GPU, Video Card yang bagus.

Mengapa demikian ?Karena proses penambangan yang dilakukan oleh komputer dan software dalam melakukan minner dituntut untuk bisa memecahkan soal-soal matematika yang apabila berhasil maka akan mendapatkan reward berupa BTC.

Proses penambangannya disebut dengan mining. Mining merupakan proses dimana keseluruhan transaksi dimasukkan kedalam buku besar yang bersifat terbuka milik Bitcoin.


Siapa saja yang diperbolehkan menambang Bitcoin ?

Semua orang diperbolehkan menambangnya, mereka hanya perlu laptop ataupun smartphone yang mumpuni dan tentunya koneksi internet karena semua proses yang dilakukan melalui internet.

Cara Menambang Bagi Newbie

Rigframe

Para ahli Merekomendasikan supaya menggunakan Rig Frame yang berbahan alumunium. Karena logam tersebut dirasa lebih kuat ketimbang kayu, tidak mudah terbakar dan tentunya alumunium merupakan konduktor listrik yang cukup baik.

Motherboard

Dalam hal ini diperlukan sekitar 4 dan 8 Video Card yang mana setidaknya memiliki 4 port PCI-E.

Dalam hal ini terdapat beberapa pilihan harga, pilihan yang tidak mahal yaitu Gigabyte GA-Z270P-D3 yang berbasis Z270 yang mana dapat memberikan daya berkisar 6 GPU biaya yang dibutuhkan berkisar kurang dari $100. Selain itu ada juga alternatif lainnya yaitu Gigabyte GA-970A-DS3P yang cocok untuk pengemar AMD, akan tetapi Gigabyte GA-970A-DS3P hanya mendukung 5 card saja.

Processor

Untuk pilihan processor yang konfigurasi dasarnya itel Z270 dapat memnggunakan Celeron G3900 dengan harka sekitar RP.600K dan CPU yang digunakan adalah Core 2 E7300 untuk rig P45, P43, P35 berkisar Rp. 200K.

Penggunaan Althon X3 445 Cocok digunakan pada platform AMD chipset 970A yang harganya berkisar Rp.140K.

Penggunaan processor multicore seperti intel core i7, i5, i3 utk platdorm Z270 sangan cocok digunakan guna menambang koin cryptonight seperti halnya monero.

RAM

Dalam hal ini Produktivitas tidak bergantung pada generasinya. Paling tidak kita memerlukan RAM ukuran 4GB. Jenis yang paling umum digunakan yaitu DDR3 yang harganya sekitar 70k/GB.

Untuk penggunaan DDR3 kalian harus memastikan terlebih dahulu motherboard yang digunakan karena beberpa motherboard yang baru tidak mendukung penggunaan DDR3. Penggunaan DDR4 mempunyai harga yang lumayan mahal sekitar Rp.700k/4GB.

Storage 

Dalam hal ini, penyimpanan tidak memperngaruhi hashing rig. Sistem hanya sesekali saja dalam menggunakannya guna merekam log. Jadi, penggunaan HDD dengan kapasitas 50GB dirasa sudah cukup tanpa harus menggunakan SSD.

Power Supply

Dalam memilih power supply usahakan harus bersertifikat 80Plus. Power Supply sendiri dibagi menjadi beberapa kelas antar lain Plus, Plus Bronze, Plus Silver, Plus Gold dan Plus Platinum.

Penggunaan Bronze dan Gold dirasa cukup optimal untuk penambangan dan cukup diminati di pasaran karena pasokan listrik Aerocool KCAS dan harganyapun lumayan miring berkisar Rp.600K untuk 600 Watt.

Video Card

Penggunaan GPU yang tepat merupakan komponen paling penting dalam aktivitas penambangan cryptocurrency. Penggunaan Nvidia dan AMD tentunya meiliki kekurangan dan kelebihannya.

Pada Nvidia umumnya lebih mudah dalam penggunaannya dan lebih rentan  dari masalah pendinginan namun sayangnya kebutuhan daya yang diperlukan lebih banyak. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search